Khotbah Yohanes 16:12-15, Minggu 26 Mei 2013
Khotbah Matius 27:26-31, Jumat Agung 29 Maret 2013
Bacaan : Yesaya 53 : 1 – 9; Khotbah : Matius 27 : 26 – 31
Pendahuluan
Sebenarnya kematian ini atas kehendak-Nya sendiri, Ia datang sendiri ke Yerusalem yang Ia tahu disana ada komplotan yang telah bersekongkol untuk membunuh-Nya. Yesus yang menghampiri mereka, bukan untuk bunuh diri, tetapi untuk menggenapi misi-Nya turun ke dunia. Tanpa kematian-Nya tidak ada harapan di dunia; kematian-Nya menyediakan pengharapan yang teguh bagi kita.
Juga mengingatkan kita betapa kejamnya manusia, Anak Manusia yang tidak bersalah atau yang seumur hidupNya melakukan kebaikan, diperlakukan sewenang-wenang. Yesus mengatakan“Sebab jikalau orang berbuat demikian dengan kayu hidup, apakah yang akan terjadi dengan kayu kering?" (Luk.23:31) Perlakuan manusia tidak layak untuk-Nya, lalu bagaimana selayaknya perlakuan Tuhan bagi manusia yang jahat? Pemberontakan kita tidak dimurkai, tetapi dipadamkan dengan curahan kasih-Nya.