Khotbah Mikha 5:1-5, Minggu 23 Desember 2012 (Advent IV)

Renungan

Introitus :
Ingetna padan si enggo ibahanna ras nini - nininta, janah nampati kalak israel kawanna. (Lukas 1 :54).

Pembacaan : Lukas 1 : 46-55; Khotbah : Mika 5 : 1-5

Thema :
‘’Dibata nehken padanna, ergakenlah allah memenuhi janjinya, hargailah’’.

Pendahuluan

Biasanya orang selalu menilai seseorang berdasarkan kampung halamannya, warna kulitnya atau latar belakang kehidupannya. Sewaktu Tuhan Yesus melayani, orang-orang Yahudi menilai Yesus sebatas Orang Nazaret, anak Yusuf dan Maria. Orang Yahudi berkata :’’ Bukankah dia ini Yesus, anak Yusuf, yang ibu bapaknya kita kenal?. Bagaimana Ia dapat berkata : ‘’ Aku telah turun dari Surga ‘’ (Yohanes 6 :42)

Lebih lanjut: Khotbah Mikha 5:1-5, Minggu 23 Desember 2012 (Advent IV)

 

Khotbah Zefanya 3:14-20, Minggu 16 Desember 2012 (Minggu Advent III)

Renungan

Introitus :

“Tuhan Allahmu ada diantaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan, ia bergirang karena engkau dengan sorak sorai” (Zefanya 3 : 17)

Bacaan : Jesaya 12 : 1 – 6; Khotbah : Zefanya 3 : 14 – 20

Thema :
Bersukacitalah sebab Tuhan telah menaklukan musuh kita
(Ermeriah ukurlah sebab Dibata enggo naluken musuhta)

Bimbingan :

Dalam Minggu-Minggu Advent ini kita diajak merenungkan Firman Tuhan sebagai respon tindakan nyata sebagai persiapan kita dan Jemaat Tuhan akan peristiwa Natal yaitu tidakan Allah untuk menyelamatkan Dunia melalui kedatangan Yesus Kristus.

Minggu ini kita diajak merenungkan kitab Nabi Zefanya dalam pasal 3 : 14 -20, Zefanya bernubuat selama pemerintahan Raja Josia (sekitar tahun 639 – 609 SM) Dia bernubuat sebagai peringatan kepada Yehuda dan Yerusalem akan datangnya hukuman dari Allah karena dosa-dosa bangsa itu mengabaikan Allah dan hidup dalam kekerasan suatu waktu nanti, tiba saatnya bahwa Tuhan Allah akan mengumpulkan kembali umatnya, menebus dan memulihkannya. UmatNya yang setia akan dihibur dan akan bersorak-sorak bergembira sebagai penyembah Tuhan yang sejati dan Allah akan ada ditengah-tengah mereka sebagai pahlawan perang yang menang.
Akibat tindakan penyelamatan dari Tuhan, maka Umatnya bersorak sorai bersuka ria, dan itu semua terjadi karena umatnya telah di ampuni dan tidak penyembahan berhala. Karena itu Nabi Zefanya menghimbau agar Bangsa itu bertobat dan mencari Tuhan dengan kerendahan hati, sebelum hukuman itu datang ( Bd.ayat 2 ).

Lebih lanjut: Khotbah Zefanya 3:14-20, Minggu 16 Desember 2012 (Minggu Advent III)

 

Khotbah Maleaki 3:1-5, Minggu 09 Desember 2012 (Advent II)

Renungan

Introitus :
“Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam." (Maleakhi 3:1)

Pembacaan : Filipi 1:3-11; Khotbah : Maleakhi 3:1-5

Thema :
KedatanganNya membersihkan dan menguduskan kita
(KerehenNa Mbersihken ras Mpebadiaken kita)

Pendahuluan
Pada Minggu Advent ke dua ini, kembali kita diingatkan akan makna kedatangan Yesus. Dalam Alkitab kedatangan Yesus Kristus dibagi menjadi 2 fase. Yang pertama adalah kedatangan yang sudah terjadi melalui Natal kurang lebih 2000 tahun yang lalu. Dalam kontek ini, Advent berarti mengingatkan kita sehubungan dengan bagaimana memperingati dan mensyukuri peristiwa kedatangan yang pertama, yang sudah terjadi. Telah menjadi kebiasaan dan disepakati bahwa peringatan itu dilaksanakan pada tanggal 25 Desember setiap tahun. Penekanan agar persiapan dalam memperingati dan merayakan Natal janganlah factor fisik atau lahiriah lebih diutamakan dari masalah spiritual. Sudah saatnya bukan factor sermonial lebih diutamakan tetapi aksi kasih. Yang Kedua, Minggu Advent berarti juga kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali dan itu pasti. Kapan hal itu akan terjadi? Hanya Bapa dalam Sorga yang tahu pasti, tetapi kita tidak . Kita hanya diberi tahu tanda-tanda. Oleh karena itu Advent mengingatkan kita agar mewaspadai hari kedatangan tersebut serta menyikapinya dengan sungguh-sungguh dengan hidup setia dan hidup kudus.

Lebih lanjut: Khotbah Maleaki 3:1-5, Minggu 09 Desember 2012 (Advent II)

 

Khotbah Yeremia 33:14-16, Minggu 02 Desember 2012 (Advent I)

Renungan

Introitus :
Pada waktu itu dan pada masa itu Aku akan menumbuhkan Tunas Keadilan bagi Daud. Ia akan melaksanakan kebenaraan dan keadilan di negeri itu (Jeremia 33:15).

Pembacaan : Lukas 21: 25-33; Khotbah : Yeremia 33:14-16

Tema : ”Sambutlah Raja yang Benar dan Adil” (Alokenlah Raja Sibenar rs Bujur)

Kata Pendahuluan
Nats khotbah Jeremia 33:14-16 dalam perikop (33:1-26), dengan judul Janji Pemulihan. Kata pemulihan artinya kembali kepada keadaan yang baik (awal baik, terjadi keadaan kurang baik, kembali kepada keadaan baik atau awalnya sehat, terjadi keadaan kurang sehat, kembali kepada keadaan sehat). Pemulihan Israel dan Yehuda ini dinubuatkan Nabi Yeremia. melebihi (menjangkau) apa yang terjadi setelah kembalinya para buangan dari Babel. Artinya bahwa ada dua peristiwa fakta sejarah yang akan terjadi yaitu: pertama, bahwa ada waktu para buangan akan kembali ke Yerusalem dan ada waktunya Mesias akan mendirikan kerajaanNya di bumi.
Minggu ini adalah Minggu Advent pertama (empat Minggu Advent). Minggu-minggu Advent adalah Minggu-minggu persiapan menyambut Yesus yang lahir (natal) dan sekaligus persiapan penyambutan kedatangan Tuhan Yesus kedua kali. Mempersiapkan hati kita untuk Tuhan, agar terjadi pemulihan (kembali ke yang baik).

Lebih lanjut: Khotbah Yeremia 33:14-16, Minggu 02 Desember 2012 (Advent I)

 

Khotbah Daniel 7:9-10, 13-14, Minggu 25 November 2012

Renungan

Introitus :
“Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Maha kuasa”. (Wahyu 1:8)

Bacaan : Wahyu 1:4b-8; Khotbah : Daniel 7:9-10; 13-14

Tema :
Kuasa Tuhan Tidak Terbatas dan Tak Berkesudahan (KuasaNa La Ermasap-masap Ras La Erkeri-kerin)

(1) Minggu ini kita sudah sampai pada Minggu Akhir Tahun Gerejawi seminggu sebelum kita memasuki minggu-minggu Adven. Minggu Akhir Tahun Gerejawi sering disebut sebagai minggu untuk kembali mengenang orang-orang yang kita kasihi yang sudah lebih dahulu menghadap kepada Allah Bapa (meninggal). Dengan kata lain untuk kembali mengingatkan kita bahwa hidup manusia ada batasnya dan ada akhirnya di dunia ini, sebab Allah memiliki otoritas untuk setiap waktu kehidupan manusia. Merenung ulang perjalanan hidup kita dihadapan Allah hingga saat ini, apakah hidup kita ada perubahan yang semakin baik, terlebih sebagai saluran berkat bagi orang lain atau tidak ada perubahan dari sama sekali dari tahun ke tahun (tidak bisa jadi berkat bagi orang lain), terlebih dalam tahun ini yang menekankan tahun solidaritas bagi sesama anggota jemat gereja.

Lebih lanjut: Khotbah Daniel 7:9-10, 13-14, Minggu 25 November 2012

 

Page 20 of 42

 

 "SELAMAT DATANG mengunjungi Web GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG"

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15

Pengunjung Online

We have 59 guests online

Login Form