Khotbah Daniel 3:13-18, Minggu 1 September 2013

Renungan

Introitus : 
Allah yang telah menjadikan bumi dan isinya, ia yang adalah tuhan atas segala langit dan bumi, tidak dari dalam kuil – kuil tangan manusia.
 
Pembacaan : Kisah Rasul – rasul 17 : 22-28 (tunggal); Khotbah : Daniel 3 : 13 -18 (tunggal)
 
Thema : Beriman Teguh Kepada Tuhan/Paguh erkiniteken man Tuhan
 
Saudara yang dikasih Tuhan !
Manusia hidup di dunia ini sangat mendambakan untuk memperoleh kebahagiaan. Berbagai cara / usaha dilakukan manusia, hanya untuk memperoleh kebahagian di dalam hidupnya. Banyak manusia mempercayai pemikiran bahwa kebahagiaanitu di peroleh jika mempunyai harta yang banyak, jabatan yang empuk, mempunyai anak laki-laki dan perempuan. Namun untuk kali ini kita diingatkan bahwa kebahagiaan yang sesungguhnya adalah jika “Teguh dalam iman kepada Jesus Kristus”.

Lebih lanjut: Khotbah Daniel 3:13-18, Minggu 1 September 2013

 

Khotbah Yesaya 58:9b-14, Minggu 25 Agustus 2013

Renungan

Introitus : 
TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan (Yesaya 58 : 11).
 
Bacaan : Lukas 13 : 10 – 17; Khotbah : Yesaya58 : 9b – 14.
 
Thema : Jalankanlah Yang Baik, Tuhanakanmenuntunmu.


(1) Pembuka.

Yesaya 56 – 66 disebut nubuat Trilo Yesaya,
Sejak kembalinya – pulangnya bangsa Israel dan Jehuda dari pembuangan di Babel, keadaan ekonominya jauh dari yang diharapkan dan masyarakat dalam ketidakadilan social, hukum diinjak- injak (56 : 1) orang benar binasa dan tidak ada yang memperhatikannya (57 : 1). Ibadah alat pamer kesalehan dan pemuasan diri sendiri.

Lebih lanjut: Khotbah Yesaya 58:9b-14, Minggu 25 Agustus 2013

 

Khotbah Keluaran 12:37-42, 17 Agustus 2013

Renungan

Introitus : 
Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup (Roma 5:18).
 
Bacaan : Rut 4:1-12 (Tunggal);; Khotbah : Keluaran 12:37-42 (Tunggal)
 
Tema : Kita Telah Bebas (Kita Enggo Bebas)
 
Pendahuluan
Ada ungkapan yang dilontarkan orang “ Hidup tidak merdeka di tengah-tengah kemerdekaan“. Kalau dulu kita dijajah oleh bangsa lain, sekarang kita dijajah oleh bangsa sendiri. Alsannya adalah: yang kaya semakin kaya yang miskin semakin miskin, orang bodoh dibodoh-bodohi orang pintar, sehingga tetap bodoh orang bodoh (makanan empuk orang pintar), yang lemah ditindas oleh yang yang kuat (siapa kuat dia berbuat = hukum rimba), yang salah dibenarkan, yang benar disalahkan (memutarbalikan fakta), hukum dapat dibeli, lebih berat hukuman pencuri ayam daripada pencuri kerbau), banyak janjinya, banyak dustanya (dll. dapat ditambah sesuai dari perenungan pengkhotbah).

Lebih lanjut: Khotbah Keluaran 12:37-42, 17 Agustus 2013

 

Khotbah Yohanes 8:30-36, Minggu 18 Agustus 2013 (Minggu XII Setelah Trinitas)

Renungan

Introitus: : 
Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekkan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi di kenakan kuk perhambaan (Galatia 5:1)
 
Bacaan : Galatia 5:1-15 (Responsoria); Khotbah : Yohanes 8:30-36 (Tunggal)
 
Thema : ”Kristus Telah Memerdekakan Kita”
 
 
Pengantar.
kemaren pada tanggal 17 Agustus 2013, kita telah memperingati kemerdekaan Negara kita Repoblik Indonesia yang ke 68. Kita bersyukur buat kemerdekaan yang telah dianugrahkan Tuhan bagi kita. Tapi oleh karena situasi politik yang tidak sepenuhnya menghadirkan damai sejahtera kepada masyarakat dan beragam persoalan yang ada di tengah-tengah bangsa ini, kadang terdengar keluhan yang mempertanyakan “Sudahkah kita merdeka??!!!” Kemiskinan, kemelaratan, ketidak adilan di mana-mana. Model kejahatan kian menakutkan, sulit mendapatkan pekerjaan, biaya pendidikan dan harga-harga kebutuhan pokok semakin tinggi dll. Benarkah yang di maksud kemerdekaan berarti tidak ada lagi penderitaan, tidak ada lagi kejahatan, sekolah gratis, harga murah, kesehatan masyarakat dijamini sepenuhnya oleh pemerintah dll. Mungkinkah semuanya itu akan terjadi di Indonesia? Diatas semua persoalan itu orang percaya harus tegas dan tanpa ragu tetap mengatakan “Kita sudah merdeka. Merdeka!” Tumbuh kembangkanlah jiwa merdeka, baik dalam cara pandang dan sikap hidup. Kalau kadang ada perasaan kita ini belum merdeka sebab masih di perlakukan tidak adilan, masih di gilas kemelaratan dll, semua itu terjadi hanyalah karena di sekeliling kita masih banyak orang yang jahat dan orang yang tidak bertanggung jawab berkeliaran. Jadi waspadalah dan jaga diri jangan menjadi penjajah di dalam Negara yang merdeka ini.

Lebih lanjut: Khotbah Yohanes 8:30-36, Minggu 18 Agustus 2013 (Minggu XII Setelah Trinitas)

 

Khotbah Amos 8:4-7, Minggu 11 Agustus 2013 (Minggu XI Setelah Trinitas)

Renungan

Introitus : 
Sebab Aku telah memilih dia, supaya diperintahkannya kepada anak- anaknya dan kepada keturunannya supaya tetap hidup menurut jalan yang ditunjukkan Tuhan, dengan melakukan kebenaran dan keadilan, dan supaya Tuhan memenuhi kepada Abraham apa yang dijajikanNya kepadanya (Kejadian 18:19)
 
Bacaan : Lukas 16:29-31 (Tunggal); Khotbah : Amos 8:4-7 (Tunggal)
 
Thema : Keadilan Tuhan
 
 
Saudara-saudari yang dikasihi Yesus Kristus.
 
Salah satu istilah yang sedang ngetop saat ini adalah “pengentasan kemiskinan”. Padahal menurut saya istilah ini salah kaprah. Bukan kemiskinan yang harus di”entas” kan (diangkat), melainkan orang-orang miskin itulah, kaum miskin itulah yang mesti kitaangkat, kita tolong, kita “entas” kan ! Tetapi itu hanya istilah, yan penting memang bukan istilahnya, melainkan tindakannya, wujudnya.

Lebih lanjut: Khotbah Amos 8:4-7, Minggu 11 Agustus 2013 (Minggu XI Setelah Trinitas)

 

Page 20 of 50

BP-KLASIS-XXX

"SELAMAT DATANG mengunjungi Web GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG"

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15

Pengunjung Online

We have 26 guests online

Login Form