Khotbah Kolose 3:12-17, Minggu 30 Desember 2012

Renungan

Introitus :
Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya (Roma 13:14).

Bacaan : Amsal 3:27-35; Khotbah : Kolose 3:12-17

Thema :
Kita Anak-anak Tuhan

1. Pendahuluan

Sebagai jemaat Kristen yang adalah orang-orang pilihan Allah yang diKuduskan dan diKasihiNya patut kita syukuri. Bukan berarti bahwa kita orang Kristen awalnya orang baik - baik semua dan suci tak bercaeat.

Dengan perayaan Natal telah mengingatkan kita : Kelahiran Yesus, Dialah yang menyelamatkan umatnya dari dosa mereka dan Dia lmanuel. (Mat 1: 21 + 23 )

Semua oraag yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak- anak Allah yaitu mereka yang percaya dalam namaNya. (Joh 1 : 12 )

Jadi Allah yang baikmemilih dan menguduskanNya, menibahariiilNya, sehingga orang Kristen sebagai anak Tuhan, punya kelebihan dari orang lain.

Lebih lanjut: Khotbah Kolose 3:12-17, Minggu 30 Desember 2012

 

Khotbah Yesaya 52:7-10, Senin, 24 Desember 2012 (Malam Natal)

Renungan

Introitus :

Bergembiralah, bersorak-sorailah bersama-sama, hai reruntuhan Yerusalem! Sebab Tuhan telah menghibur umatNya, telah menebus Yerusalem (Yesaya 52:9).

Pembacaan : Matius 1:18-25; Khotbah : Yesaya 52:7-10

Tema :
Natal Yang Membebaskan

Pendahuluan :
(1) Tema Umum Kitab Yesaya seputar hukuman dan keselamatan yang dibagi 3 (tiga) buku, yaitu:
  • Buku pertama Nabi Yesaya (Proto-Yesaya) pasal 1-39 tentang sejarah Israel dengan muatan celaan-celaan nabi atas dosa-dosa yang menolak Tuhan dengan menyembah ilah lain, serta cacian pedas terhadap para pemimpin yang mengandalkan kekuatan asing dan tidak percaya kepada Allah sebagai satu-satunya yang mampu menyelamatkan mereka.
  • Buku kedua Nabi Yesaya (Deutero-Yesaya) pasal 40-55 masa pembuangan di Babel dengan muatan janji-janji Allah bahwa mereka akan kembali dari pembuangan, tetapi juga kecaman keras bagi yang percaya kepada berhala dan tidak percaya kepada Allah Israel yang hidup.
  • Buku ketiga Nabi Yesaya (Trito-Yesaya) pasal 56-66 sesudah kembalinya dari pembuangan fokus kepada pembangunan kembali Bait Allah di Gunung Sion. Tetapi Allah lebih berkenan kepada keadilan dan kesetiaan daripada ibadat dan pembangunan Bait Allah.

    Lebih lanjut: Khotbah Yesaya 52:7-10, Senin, 24 Desember 2012 (Malam Natal)

 

Khotbah Mikha 5:1-5, Minggu 23 Desember 2012 (Advent IV)

Renungan

Introitus :
Ingetna padan si enggo ibahanna ras nini - nininta, janah nampati kalak israel kawanna. (Lukas 1 :54).

Pembacaan : Lukas 1 : 46-55; Khotbah : Mika 5 : 1-5

Thema :
‘’Dibata nehken padanna, ergakenlah allah memenuhi janjinya, hargailah’’.

Pendahuluan

Biasanya orang selalu menilai seseorang berdasarkan kampung halamannya, warna kulitnya atau latar belakang kehidupannya. Sewaktu Tuhan Yesus melayani, orang-orang Yahudi menilai Yesus sebatas Orang Nazaret, anak Yusuf dan Maria. Orang Yahudi berkata :’’ Bukankah dia ini Yesus, anak Yusuf, yang ibu bapaknya kita kenal?. Bagaimana Ia dapat berkata : ‘’ Aku telah turun dari Surga ‘’ (Yohanes 6 :42)

Lebih lanjut: Khotbah Mikha 5:1-5, Minggu 23 Desember 2012 (Advent IV)

 

Khotbah Zefanya 3:14-20, Minggu 16 Desember 2012 (Minggu Advent III)

Renungan

Introitus :

“Tuhan Allahmu ada diantaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan, ia bergirang karena engkau dengan sorak sorai” (Zefanya 3 : 17)

Bacaan : Jesaya 12 : 1 – 6; Khotbah : Zefanya 3 : 14 – 20

Thema :
Bersukacitalah sebab Tuhan telah menaklukan musuh kita
(Ermeriah ukurlah sebab Dibata enggo naluken musuhta)

Bimbingan :

Dalam Minggu-Minggu Advent ini kita diajak merenungkan Firman Tuhan sebagai respon tindakan nyata sebagai persiapan kita dan Jemaat Tuhan akan peristiwa Natal yaitu tidakan Allah untuk menyelamatkan Dunia melalui kedatangan Yesus Kristus.

Minggu ini kita diajak merenungkan kitab Nabi Zefanya dalam pasal 3 : 14 -20, Zefanya bernubuat selama pemerintahan Raja Josia (sekitar tahun 639 – 609 SM) Dia bernubuat sebagai peringatan kepada Yehuda dan Yerusalem akan datangnya hukuman dari Allah karena dosa-dosa bangsa itu mengabaikan Allah dan hidup dalam kekerasan suatu waktu nanti, tiba saatnya bahwa Tuhan Allah akan mengumpulkan kembali umatnya, menebus dan memulihkannya. UmatNya yang setia akan dihibur dan akan bersorak-sorak bergembira sebagai penyembah Tuhan yang sejati dan Allah akan ada ditengah-tengah mereka sebagai pahlawan perang yang menang.
Akibat tindakan penyelamatan dari Tuhan, maka Umatnya bersorak sorai bersuka ria, dan itu semua terjadi karena umatnya telah di ampuni dan tidak penyembahan berhala. Karena itu Nabi Zefanya menghimbau agar Bangsa itu bertobat dan mencari Tuhan dengan kerendahan hati, sebelum hukuman itu datang ( Bd.ayat 2 ).

Lebih lanjut: Khotbah Zefanya 3:14-20, Minggu 16 Desember 2012 (Minggu Advent III)

 

Khotbah Maleaki 3:1-5, Minggu 09 Desember 2012 (Advent II)

Renungan

Introitus :
“Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam." (Maleakhi 3:1)

Pembacaan : Filipi 1:3-11; Khotbah : Maleakhi 3:1-5

Thema :
KedatanganNya membersihkan dan menguduskan kita
(KerehenNa Mbersihken ras Mpebadiaken kita)

Pendahuluan
Pada Minggu Advent ke dua ini, kembali kita diingatkan akan makna kedatangan Yesus. Dalam Alkitab kedatangan Yesus Kristus dibagi menjadi 2 fase. Yang pertama adalah kedatangan yang sudah terjadi melalui Natal kurang lebih 2000 tahun yang lalu. Dalam kontek ini, Advent berarti mengingatkan kita sehubungan dengan bagaimana memperingati dan mensyukuri peristiwa kedatangan yang pertama, yang sudah terjadi. Telah menjadi kebiasaan dan disepakati bahwa peringatan itu dilaksanakan pada tanggal 25 Desember setiap tahun. Penekanan agar persiapan dalam memperingati dan merayakan Natal janganlah factor fisik atau lahiriah lebih diutamakan dari masalah spiritual. Sudah saatnya bukan factor sermonial lebih diutamakan tetapi aksi kasih. Yang Kedua, Minggu Advent berarti juga kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali dan itu pasti. Kapan hal itu akan terjadi? Hanya Bapa dalam Sorga yang tahu pasti, tetapi kita tidak . Kita hanya diberi tahu tanda-tanda. Oleh karena itu Advent mengingatkan kita agar mewaspadai hari kedatangan tersebut serta menyikapinya dengan sungguh-sungguh dengan hidup setia dan hidup kudus.

Lebih lanjut: Khotbah Maleaki 3:1-5, Minggu 09 Desember 2012 (Advent II)

 

Page 20 of 43

BP-KLASIS-XXX

"SELAMAT DATANG mengunjungi Web GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG"

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15

Pengunjung Online

We have 64 guests online

Login Form