Khotbah Wahyu 1:4-8, Minggu 7 April 2013

Renungan

Introitus : 
Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat (Matius 5:11).
 
Bacaan : Kisah Para Rasul 5:27-32); Khotbah : Wahyu1:4-8
 
Tema : 
Kebangkitan Yesus Menjadikan kita anak-anak Allah yang berharga.

 

Saudara-saudara yang kekasih,
Barang yang berharga akan disimpat di tempat yang khusus (tempatnya juga tempat yang berharga) atau untuk keselamatan barang tersebut disembunyikan di tempat rahasia. Kalung emas tidak disimpan di kamar mandi atau di dapur, tetapi disimpan di tempat yang khusus, mungkin lemari atau brankas yang tahan api atau ditempat yang mempunyai pengaman khusus.

Lebih lanjut: Khotbah Wahyu 1:4-8, Minggu 7 April 2013

 

Khotbah Roma 6:1-6, Minggu 31 Maret 2013 (Paskah I)

Renungan

Introitus :
“lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari” (Markus 8:33b).

Pembacaan : Markus 16:1-7 (Tunggal); Khotbah : Roma 6:1-8 (Tunggal)

Thema :
“Kebangkitan Yesus mengalahkan rasa takut (khawatir) manusia”
(Kekeken Yesus Naluken Kebiaren Manusia).

 

Saudara yang dikasihi Yesus
Di dalam Alkitab disebutkan ada sebanyak 365 kali kata “jangan takut”, persis dengan jumlah hari-hari dalam satu tahun. Saya pikir hal ini bukan secara kebetulan. Tiap hari Allah mengingatkan kita jangan takut. Mengapa demikian? Karena setelah manusia jatuh ke dalam dosa yang pertama dirasakan manusia bahwa mereka telanjang dan takut (Bd.Kejadian 3:7-10). Itulah sebabnya sehebat-hebatnya manusia tetap di hati kecilnya mempunyai rasa takut. Menurut rangkuman phobia-fear-release.com, about.com, livestrong.com, ada 7 hal yang paling banyak ditakuti orang : (1) takut mati; (2) takut gagal; (3) takut di tolak, (4) takut gelap; (5) takut jatuh dari ketinggian; (6) takut kehilangan orang yang disayangi; (7) takut miskin.

Lebih lanjut: Khotbah Roma 6:1-6, Minggu 31 Maret 2013 (Paskah I)

 

Khotbah Filipi 2:5-11, Minggu 24 Maret 2013

Renungan

Introitus :
Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan (Matius 5:7).

Bacaan : Yohanes 12:1-8,12-13; Khotbah : Pilipi 2:5-11

Tema :
Allah mengasihi ciptaanNya dengan mengorbankan diriNya (Dibata ngkelengi tinepaNa alu mereken diriNa)

Pendahuluan

Kasih dan mengasihi adalah teladan yang diberikan oleh Allah kepada ciptaanNya.Wujud dari kasih itu jelas tertulis dalam Yohenes 3:16 ”Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggak, agar setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal”. Dan tentu saja kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan disuruh untuk mewujudkan Kasih itu dalam kehidupan kita terhadap manusia dan lingkungan. Sebab pada saat ini kita tidak bisa menutup mata terhadap realita kehidupan yang terjadi,banyak sekali timbul persoalan ditengah kehidupan manusia baik dalam keluarga, lingkungan kerja bahkan di gereja sekalipun karena kasih mulai terkikis oleh kemajuan zaman, kepentingan pribadi dan kepentingan kelompok. Padahal hampir semua orang mendambakan kehidupan ini dipenuhi oleh kasih. Tapi pada kenyataannya walaupun banyak orang yang ingin mewujudkan kasih itu mengapa kasih itu terasa hambar, bahkan kadang tidak berarti? Melalui teks bacaan dan khotbah kita hari ini, kita akan belajar dari Sang Raja Kasih itu sendiri yaitu Yesus, bagaimana cara Dia mengasihi ciptaanNya.

Lebih lanjut: Khotbah Filipi 2:5-11, Minggu 24 Maret 2013

 

Khotbah Mazmur 126:1-6, Minggu 17 Maret 2013

Renungan

Introitus :
“Sebab Tuhan, Dia sendiri akan berjalan didepanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau. Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau, janganlah takut dan janganlah patah hati (Ulangan 31 : 8).

Bacaan : Yakub 5 : 7 – 11; Khotbah : Mazmur 126 : 1 – 6

Tema :

“Orang yang beriman bertekun dan sabar”

Pengantar

Tuhan itu senantiasa menemani dan memperhatikan kehidupan kita setiap hari mulai dari pagi hari sampai malam hari. Begitulah setiap hari kehidupan kita senantiasa baik orang yang percaya kepada Tuhan maupun yang tidak percaya kepada Tuhan. Tetapi bagi orang yang percaya behwa hidup ini selalu dilandaskan oleh Firman Tuhan. Dia tahu dan yakin bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kehidupannya. Tapi pada saat-saat tertentu kita manusia mengalami kelemahan tak berdaya, takut dan penuh dengan rasa khawatir. Pada saat-saat itulah kita dituntut untuk sadar supaya kita selalu berdoa didalam pergumulan hidup kita dan menyerahkan segala kekhawatiran kepada Tuhan.

Lebih lanjut: Khotbah Mazmur 126:1-6, Minggu 17 Maret 2013

 

Khotbah Keluaran 33:14-18, Minggu 10 Maret 2013

Renungan

Introitus :

FirmanMu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku ( Mazmur 119 : 105 )

Bacaan : Matius 5 : 13 – 16; Khotbah : Keluaran 33 : 14 – 18

Tema:

Nyatakanlah terang kemuliaanMu (Cidahkenlah min sinalsal kemulianNdu)

Saudara-saudara  yang dikasihi oleh Tuhan Yesus,

Dalam sebuah perjalanan ditengah malam yang gelap tentu kita sangatlah membutuhkan penerang sebagai  penunjuk jalan sehingga kita tidak tersesat dan dapat merasakan aman karena dapat melihat. Penerang itu bisa saja berupa senter, lampu ataupun obor. Tetapi jika penerang seperti itu tidak ada maka kunang-kunang malam yang memancar cahaya yang kecil pun sangat berarti bagi kita. Musa sebagai pemimpin umat Israel meminta agar Tuhan memandu perjalanan umatNya, membimbing umatNya dan memberi  ketenteraman kepada umatNya. SebalikNya umat juga harus mau  megandalkan Tuhan dalam perjalanannya.

Dalam nats Kitab Keluaran pasal 33 : 1-3,  Musa di utus Tuhan untuk pergi membawa bangsa Israel setelah keluar dari Mesir menuju tanah yang telah dijanjikan kepada Abraham, Ishak dan Yakub. Dalam perjalanan ini Tuhan sendiri tidak berjalan ditengah-tengah bangsa Israel karena bangsa ini adalah bangsa yang tegar tengkuk supaya Tuhan tidak membinasakan bangsa ini ditengah jalan. Ini berarti Tuhan tidak mau menemani dan tidak mau menuntun/memandu bangsa Israel. Penyertaan Tuhan tidak lagi tersedia bagi Israel. Hal ini adalah ancaman bagi Israel sekaligus pembelajaran iman.

Lebih lanjut: Khotbah Keluaran 33:14-18, Minggu 10 Maret 2013

 

Page 20 of 45

BP-KLASIS-XXX

"SELAMAT DATANG mengunjungi Web GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG"

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15

Pengunjung Online

We have 77 guests online

Login Form