Khotbah Mazmur 145:8-14, Minggu 6 Juli 2014

Renungan

Introitus :
Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu (Yohanes 15:9)
 
Pembacaan : Wahyu 1:12-18 (Tunggal); Khotbah : Mazmur 145:8-14 (Responsoria)
 
Thema :
Allah mengasihi semua orang/Dibata erkeleng Ate Man Isepe
 

Pembahasan

Firman Tuhan hari ini terambil dari Mazmur. Dalam perjanjian lama, pembacaan mazmur dilakukan secara luas, misalnya di tempat-tempat ibadah, lingkungan istana, lapangan, di jalan-jalan, dan juga di medan peperangan. Contoh misalnya pada zaman kerajaan, pembacaan mazmur dilakukan ketika orang memasuki halaman Bait Allah untuk mempersembahkan kurban; ketika bernazar; pada waktu membayar nazar; ketika orang mencari keadilan; ketika seseorang mencari perlindungan ataupun kesembuhan; dan lainnya. Mazmur yang digunakan pada setiap kesempatan dipilih sesuai dengan peristiwa yang dialami oleh umat atau seseorang.

Lebih lanjut: Khotbah Mazmur 145:8-14, Minggu 6 Juli 2014

 

Kotbah Minggu 29 Juni 2014

Renungan

Kotbah Minggu 29 Juni 2014

Introiutus : Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia. (Mzm. 31:6)
Bacaan  : Jeremia 28:5-9     (Anthiponal)
Kotbah   : Roma 6:12-23      (Tunggal)
Tema      :  Endeskenlah Ring-Ringndu guna ipake Dibata”
                  Berikanlah Tubuhmu dipakai oleh Allah
 

Saudara-saudara didalam Yesus Kristus,

Sebagai anak Allah yang sudah menerima Anugerah dari Allah melalui Yesus Kristus, bukan berarti kita lepas dari godaan-godaan/tantangan yang selalu mencoba menjatuhkan kita kembali kedalam dosa. Sama seperti Yesus diutus untuk menebus dosa manusia, maka manusia yang diselamatkanNya kembali diutus seperti domba ditengah-tengah kawanan serigala. Artinya tantangan sebagai anak Allah begitu besarnya di dalam kehidupan ini. Hal ini kembali ditegaskan Paulus agar janganlah kiranya dosa menguasai tubuhmu sehingga tubuh yang fana ini diperalat oleh dosa itu.

Kecenderungan ditengah-tengah kehidupan ini, banyak sekali orang yang menuruti keinginan dagingnya yang juga sebagai alat untuk membelenggu manusia di dalam dosa. Tubuh yang diciptakan Allah yang sempurna beserta bagian-bagiannya ini justru bukan lagi menjadi alat memberikan damai sejahtera tapi justru alat dosa. Hal ini terlihat jelas di dalam kehidupan nyata kita sekarang, bagaimana manusia memakaikan anggota tubuhnya untuk membenarkan diri sendiri dengan menyalahkan orang lain, menghakimi orang lain, bahkan menyakiti orang lain.

Lebih lanjut: Kotbah Minggu 29 Juni 2014

 

Khotbah Matius 10:24-39, Minggu 22 Juni 2014

Renungan

Introitus :
Sebab Tuhan mengenal jalan orang benar (Maz. 1:6)

Bacaan : Jeremia 2O: 7-13; Khotbah : Matius 10: 24-39

Tema : “Takut Akan Tuhan yang Mahakuasa”

Kata Pendahuluan
Saudara-saudara yang terkasih,
Takut akan Tuhan dalam tema berhubungan dengan:

  • Kesadaran akan kekudusan, keadilan, dan kebenaran-Nya, kasih (pengampunan-Nya) dan yang menghukum dosa ( catatan: dosa adalah melakukan yang dilarang Tuhan dan tidak melakukan apa yang diperintahkan Tuhan, bd. Mzm. 76:8-9)).
  • Adanya kesadaran untuk memendang Allah dengan kekaguman dan penghormatan kudus karena kemuliaan . kekeudusan, keagungan, dan kuasa yang besar (Allah melalui guruh, kilat,awan, sangkakala yang keras sehingga gemetarlah mereka dalam ketakutan, Kel. 19:6).
  • Mengandalkan Allah atau menyandarkan hidupnya kepada Allah (beriman kepada Allah bd, nyanyian Musa da Israel, Kel.15: 1-18).

    Lebih lanjut: Khotbah Matius 10:24-39, Minggu 22 Juni 2014

 

Khotbah Kejadian 1:1-4, Minggu 15 Juni 2014

Renungan

Introitus :
Pada mulanya adalah Firman: Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah (Yohanes 1:1)

Bacaan : 2 Korintus 13:3-13; Khotbah : Kejadian 1:1-4

Tema : Allah Mencipta dan Menata Dunia ini

Saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus,
Minggu ini sesuai liturgi Gereja kita sudah memasuki minggu Trinitas yang kembali mengingatkan kita akanAllah yang Tritunggal. Satu Allah Yang Esa namun hadir dalam tiga pribadi yaitu Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus, memiliki sama esensinya, sama kedudukannya, sama kuasanya dan sama kemuliaannya. Dan Allah yang disebut Tritunggal telah menciptakan dan menata dunia ini dengan baik.

Lebih lanjut: Khotbah Kejadian 1:1-4, Minggu 15 Juni 2014

 

Khotbah 1 Korintus 12:3-13, Minggu 8 Juni 2014 (Pentakosta I)

Renungan

Introitus : 
Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali (Yehezkiel 37 : 5)
 
Bacaan : Mazmur 104 : 24-34 (Responsoria); Khotbah : 1 Korintus12 : 3-13
 
Thema : Roh Kudus memberi kekuatan untuk melayani
 
(1) Kata Pembuka.
  • Hari ini kita merayakan suatu hari raya turunnya Roh Kudus adalah pemberian termahal. Biasanya kita menerima suatu tanda kasih dari yang mengasihi kita pasti kita senang.
  • Apalagi pemberian Allah selalu beri yang terbaik (Mat 7:11 ; Yak 1:17).
  • Pemberian Allah adalah pernyataan kasihNya yang terbesar, Anaknya yang tunggal (Yoh 3:16), Roh Kudus adalah pemberian Allah yang termahal (Yoh 14:15-19)
  • Roh Kudus bukan Kuasa, tapi pribadi Allah Tri tunggal (Yoh 14:26). Artinya Roh Kudus akan menolong kita yang buka diri dipenuhi dan dituntunNya untuk hidup menurut kehendakNya (Gal 5:22-25; 1 Kor 6 : 19-20)
  • Betapa malangnya orang Kristen yang tidak mengenal karunia-karunia Rohani Roh Kudus. Karena Roh Kudus adalah karunia Allah bagi setiap orang percaya, maka karunia Roh Kudus harus di beri membantu kita untuk menjalankan pekerjaan pelayananTuhan berikan kepada kita.

    Lebih lanjut: Khotbah 1 Korintus 12:3-13, Minggu 8 Juni 2014 (Pentakosta I)

 

Page 6 of 45

BP-KLASIS-XXX

"SELAMAT DATANG mengunjungi Web GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG"

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15

Pengunjung Online

We have 89 guests online

Login Form