Khotbah Yohanes 17:1-11, Minggu 1 Juni 2014

Renungan

Introitus :
Denarlgah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku! (Mazmur 17:7

Pembacaan : Mazmur 68:2-11, 33-36; Khotbah: Yohanes 17:1-11

Thema : Kemuliaan Allah Nampak di dalam persekutuan jemaat.


Pendahuluan
Ketika Yesus menyadari bahwa waktunya tidak lama lagi bersama murid-muridNya, dan hal ini sudah dikemukakan dalam Yohanes 16:4b-7, 16-19, Ia menaikkan doa syafaat yang pertama bagi diriNya (1-8), kedua kepada murid-muridNya (9-19), ketiga kepada semua orang percaya (ayat 20-26). Dalam bingkai nas khotbah Minggu ini kita akan mendalami doa Yesus bagi diriNya dan bagi murid-muridNya.

(1) Doa Yesus bagi diriNya dimulai dengan kata “Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah anak-Mu, supaya anakMu mempermuliakan Engkau”. Kata “permuliakan” kita temukan dua kali yang ditujukan kepada diriNya yaitu dalam ayat 1 dan 5, ini penting sebagai legitimsi bahwa Anak dan Bapa adalah satu. Perhatikanlah ayat ayat 10 ”segala milikKu adalah milikMu dan milikMu adalah milikKu”, dan juga dalam ayat 21 “seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau..”. Oleh karena itu Yesus mempunyai kuasa memberikan hidup yang kekal (Ayat 2 dan bandingkan Pembacaan, Mazmur 68:2-11; 33-36, khususnya ayat 36). Dan hidup kekal diberikan kepada setiap orang yang mengenal (percaya) kepada satu-satunya Allah yang benar di dalam Yesus Kristus yang datang ke dalam dunia (ayat 3, bandingkan Yohanes 1:1, 13; 3:15-16, 40, dll,).

Lebih lanjut: Khotbah Yohanes 17:1-11, Minggu 1 Juni 2014

 

Khotbah Efesus 6:18-22, Minggu 25 Mei 2014

Renungan

Introitus :
Ertotolah katawari pe (I Tesalonika 5:17)

Bacaan : Mazmur 66:8-20); Khotbah : Efesus 6:18-22)

Tema : “Berdoalah Tak Henti-henti”


Kata Pendahuluan
Saudara-saudara yang kekasih :
Pengajaran Yesus tentang doa (khotbah di Bukit), Matius 6:9-15, Doa Bapa Kami, yang menekankan percaya kepada kebaikan Tuhan (Bapa). Tuhan (Bapa) yang mencukupi makanan hari ini dan mengampuni kesalahan (ay. 12) band. Ay. 14-15 ada 4 kali kata mengampuni. Ini artinya Doa Bapa kami intinya adalah percaya kepada kasih Tuhan (Allah) kepada orang yang percaya dan kasih orang percaya kepada Tuhan yang diperlihatkan dalam kasih kepada saudara. Dengan demikian berdoa tidak seperti orang yang munafik (supaya dilihat orang ay. 5), sesunguhnya mereka telah merndapat upah (pujian dari orang banyak) dan berdoa bertele-tele (merayu Tuhan dengan banyaknya kata-kata ay.7), sesungguhnya mereka tidak mengenal Tuhan.

Lebih lanjut: Khotbah Efesus 6:18-22, Minggu 25 Mei 2014

 

Khotbah Kolose 3:15-16, Minggu 18 Mei 2014

Renungan

Introitus :
Kalau ada seorang diantara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi! (Jakup 5 : 13)

Bacaan : Mazmur 31 : 2-6; 16-17; Khotbah : Kolose 3 : 15-16

Thema :
Ucapkan Syukur Dengan Pujian/Bernyanyi

Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus,bernyanyi/ puji-pujian bagi Tuhan adalah salah satu membangun iman, baik yang menyanyikan maupun orang yang mendengarkan nyanyian itu. Dan kini ada Gereja disaat ibadah lebih banyak puji-pujian yang dikumandangkan, bahkan pujian itu diulang-ulang. Sebab puji-pujian itu lebih banyak menggugah hati sehingga jemaat di bawa larut dalam suasana pujian itu akhirnya iman dibangkitkan, bahkan ada yang meneteskan air mata. Puji-pujian atau bernyanyi salah satu ucapan syukur kita pada Tuhan, dimana bagi setiap kita menyanyi kita rasakan bagaimana Tuhan menguatkan kita baik disaat suka apalagi disaat duka. Dan pujian itu disukai semua kelompok umut (tua, muda dan anak-anak kecil). Dan disetiap kita melaksanakan ibadah yang harus ada ialah pujian bagi Tuhan.

Lebih lanjut: Khotbah Kolose 3:15-16, Minggu 18 Mei 2014

 

Khotbah Mazmur 23:1-6, Minggu 11 Mei 2014

Renungan

Introitus :
“Tuhan, Allah mereka, akan menyelamatkan mereka pada hari itu, seperti kawanan domba umatNya itu, sungguh, mereka seperti permata-permata mahkota yang berkilap-kilap, de-
mikianlah mereka di tanah Tuhan (Zakharia 9 : 16).

Bacaan : 1 Petrus 2 : 19 – 25 (Tunggal); Khotbah : Mazmur 23 :1 – 6 ( Responsoria )

Thema : “ Gembala Yang Baik Dan Penuh Kasih “
(Permakan Si Melias Dingen Dem Kekelengen)

Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus…
Hari ini adalah minggu setelah paskah dan juga disebut minggu Jubilate yang artinya: “ Bersorak-soraklah bagi Allah hai seluruh bumi”(Mazmur 66:1). Bersorak-sorak dan bersukacita dalam nama Tuhan Yesus karena kasih dan anugrahNya yang telah memenangkan serta menyelamatkan setiap orang yang percaya. Yesus Kristus telah memikul dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib, supaya kita yang telah mati terhadap dosa hidup untuk kebenaran. Oleh bilur bilurNya kita telah disembuhkan(1 Pet. 2:24-25). Hal ini adalah dasar sukacita yang patut kita syukuri yang oleh Dia sebagai Gembala yang baik dan penuh kasih bagi domba-dombanya.

Lebih lanjut: Khotbah Mazmur 23:1-6, Minggu 11 Mei 2014

 

Khotbah 1 Petrus 1:17-23, Minggu 4 Mei 2014

Renungan

Introitus :

Tidak seorang pun dapat membebaskan dirinya, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya, karena terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya (Mzm 49:8,9)

Pembacaan : Yesaya 44:21-24 (Responsoria); Khotbah : 1 Petrus 1:17-23 (Tunggal)

Tema : “Hidupmu Berharga!”

Saudara-saudara yang terkasih dalam Yesus Kristus, kalau kita lihat fenomena kehidupan sekarang, maraknya pembunuhan, pelecehan, penyiksaan terhadap sesama manusia, memberikan gambaran bagi kita bahwa nilai manusia itu sungguh tak berharga lagi. Banyak orang demi “tujuan/ambisi” pribadinya mau mengorbankan nilai “kemanusiaannya” sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang mulia. Dalam artikel “The Paradox of our time “ di tuliskan we multiplied our possession, but we reduce values” (kita melipatgandakan harta milik kita, tapi mengurangi nilai kita sebagai manusia)

Mungkin kita pernah menbaca atau mendengar istilah :”harimau saja tidak memangsa anaknya sendiri”, ini adalah kritikan pedas bagi manusia yang “memangsa” siapa saja. Homo homini lupus sungguh membuat nilai manusia itu tidak layak lagi di sebut sebagai “manusia”…tapi “bi…na…tang.”

Lebih lanjut: Khotbah 1 Petrus 1:17-23, Minggu 4 Mei 2014

 

Page 3 of 41

 

 "SELAMAT DATANG mengunjungi Web GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG"

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15

Pengunjung Online

We have 60 guests online

Login Form