Seminar Oikumene di Indonesia Antara Harapan dan Kenyataan

Warta Klasis

Seminar Oikumene yang diselenggarakan UKI berkerjasama dengan Gereja Protestan Indonesia (GPI) dan didukung oleh HKBP Distrik XXIIIDKI Jajarta, teleh berlangsung pada hari pertama, Selasa 14 Mei 2013 di Graha William Soeryadjaya (GWS) FK UKI yang direncanakan berlangsung sampi tgl.16 Mei 2013.

Acara Seminar diawali kebaktian yang dipimpin Pdt.Djoys Anneke Rantung M.Th, ketua II Sinode Am GPI, dilanjutkan kata-kata sambutan dari ketua panitia Drs.Jerry Rudolof Sirait, Rektor UKI Dr.Raphy Uli Tobing, Ketua PGI Pdt.Dr.A.A.Yewangoe, Menteri Agama oleh Dirjen Bimas Kristen Drs.Saur Hasugian, M.Th, D.D dan dari Keynote Speech Pdt.Dr.S.A.E.Nababan,LLD.

 

Sesi pertama berbicara mengenai Menggagas Gerakan Oikumene yang Kontemporer dibawakan Pdt.Dr.Richard Daulay dan Pdt.Dr.Zakaria Ngelow dan sesi kedua membahas tentang Makna dan Hakekat Gerakan Oikumene dikaitkan dengan kebuyuhan konyeks di Indonesia yang seyogianya dibawakan oleh 3 nara sumber Pdt.Willem T.P.Simarmata,MA, Pdt.Dr.Shepard Supit dan Pdt.Dr.Liesje Pangkey-Sumampouw dengan moderator Drs.Jerry Rudolf Sirait, hanya 2 orang karena Pdt.Willem T.P.Simarmata tidak hadir.

Seminar hari pertama yang dihadiri kurang lebih 150 orang berakhir pada pukul 19.00 Wib//asbrahm

Login Form