Khotbah Mazmur 62:6-13, Minggu 22 Januari 2012 (Ephipanias III)

Renungan

Introitus :
Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku. Kota bentengku, aku tidak akan goyah.

Bacaan : Juna 3 : 1-10; Khotbah: Mazmur 62 : 6-13

Thema:

Allah melindungi dan menyelamatkan orang percaya.

Pendahuluan
Perlindungan dan keselamatan adalah dambaan setiap manusia. Sedemikian pentingnya perlindungan dan keselamatan itu, sehingga manusia rela mengorbankan waktu dan biaya yang besar untuk memperolehnya. Dengan adanya perlindungan dan keselamatan, manusia bebas dari segala bentuk mara bahaya yang mengancam kehidupan manusia.

Bahan khotbah minggu ini juga berbicara tentang perlindungan dan keselamatan. Tidak saja keselamatan jasmani dan duniawi, tapi lebih dari itu keselamatan rohani dan hidup yang kekal.

Pendalaman Nats:

Percaya (beriman) berarti senantiasa menyerahkan hidupnya kedalam perlindungan Tuhan didalam segala situasi dan kondisi, walaupun keadaan (situasi) yang kita hadapi tidak menyenangkan dan tidak sesuai dengan kehendak kita secara manusia.

Senantiasa mengandalkan Tuhan di dalam segala pergumulan yang kita hadapi, seperti yang dilakukan oleh:

* Abraham mempersembahkan Isak (Kej. 22)
* Nuh dengan bahteranya pada saat air bah (Kej. 7)

Pembacaan Nats (Juna), menunjukkan kepada kita bagaimana Juna sebagai hamba Allah mendapatkan perintah dari Allah pergi ke Ninive, menyampaikan rencana Allah untuk kota dan penduduk Ninive. Juna memikirkan Allah dan cara berpikir Allah menurut cara berfikir Juna secara manusia, sehingga Juna tidak bertanggung jawab atas tugas yang diberikan Allah kepadanya. Akibat sangat fatal bagi orang lain pada saat seisi kapal yang ditumpanginya menjadi panik.

Bahan khotbah (Mazmur 62:6-13) merupakan Mazmur Daud, merupakan ungkapan iman Daud betapa besar perlindungan Allah dalam kehidupannya sebagai seorang raja (Raja ke-2 Kerajaan Israel), juga sebagai orang yang berkuasa dan kaya, Daud tidak mengandalkan kuasa dan hartanya, tapi dia tetap mengandalkan kuasa dan perlindungan Tuhan dalam kehidupannya.

Kalau kita baca Mazmur 62 mulai ayat 1, Daud berkata:

* Ayat2 : Hidup dekat Allah tenang, padaNyalah keselamatan.
* Ayat 3 : Daud menggambarkan Allah sebagai gunung batu yang kuat dan kokoh (ayat 6 dan 7).
* Ayat 8 : Hanya pada Allah ada keselamatan dan kemuliaan.

Di dalam Daud mengakui Allah itu adalah keselamatan, dia mengajak seluruh manusia untuk percaya hanya kepada Allah, juga diinginkan oleh Daud, agar manusia percaya itu tidak jatuh kepada perbuatan pemerasan dan perampasan (ayat 11), karena Allah menuntut manusia sesuai dengan perbuatannya (13).

Pointer Aplikasi

  1. Allah menjanjikan perlindungan dan keselamatan bagi kita orang percaya. Oleh karenanya jangan cari perlindungan dan keselamatan diluar Allah (Jesus Kristus).
  2. Daud tidak mengandalkan harta/kuasa didalam kehidupannya. Kita juga jangan mengandalkan kuasa, harta dan daya pikiran kita secara manusia.
  3. Orang percaya tidak boleh hidup dari pemerasan dan perampasan. Artinya harus hidup di jalan yang berkenan dengan kehendak Allah. Bandingkan I Kor 10:31; Kol 3:17.
  4. Buktikan iman melalui perbuatan, karena iman tanpa perbuatan adalah mati (Jakub 2:17).

Pdt.Amat Ginting Jawak
081315051131

 

 "SELAMAT DATANG mengunjungi Web GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG"

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15

Pengunjung Online

We have 55 guests online

Login Form