image image image image
Grand Opening GBKP Runggun Cikarang GBKP Cikarang yang telah disyahkan menjadi Jemaat/Runggun pada sidang GBKP klasis Jakarta-Bandung tanggal 10-12 Oktober 2014 di Hotel Rudian-Puncak,
PEMBINAAN BP RUNGGUN – RAMAH TAMAH TAHUN BARU – PENCANANGAN TAHUN PENINGKATAN SOSIAL EKONOMI DAN BUDAYA JEMAAT Pada tanggal 10 Januari 2015 di GBKP Runggun Bekasi telah di laksanakan kegiatan Pembinaan BP Runggun di Klasis Jakarta-Bandung. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wib diawali kebaktian pembukaan oleh Pdt. Alexander Simanungkalit,
WISATA LANSIA GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG KE BANGKOK-PATTAYA Wisata Lansia yang menjadi salah satu program Bidang Diakoni GBKP Klasis Jakarta-Bandung telah dilaksanakan tanggal 8-11 Desember 2014 ke Bangkok-Pattaya. Wisata yang diikuti 47 peserta ini di damping Kabid Diakonia, Dk. Ferdinand M. Sinuhaji dan Pdt.S.Brahmana.
PEMBUKAAN SIDANG KERJA SINODE (SKS) DAN SIDANG PROGRAM & KEUANGAN (SPK) TAHUN 2014 Pembukaan Sidang Kerja Sinode (SKS) dan Sidang Program dan Keuangan (SPK) tanggal 22-25 Oktober 2014 telah dilaksanakan pada pukul 10.00 Wib, di dahului kebaktian pembukaan yang dipimpin Pdt.Vera Ericka Br.Ginting, direktur Percetaken dan Toko Buku GBKP Abdi Karya Kabanjahe,

Khotbah Matius 8:14-17, Minggu 12 Juli 2015

INVOCATIO :
Mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus, dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.(Yes 56 : 7)

BACAAN : I Raja-raja 18 : 36 – 40 (Tunggal); KHOTBAH : Matius 8 : 14 – 17 (Tunggal)

THEMA :
Kuasa Allah Melampaui Segala Kuasa-Kuasa(Kuasa Dibata Belinen Asa Kerina Kuasa-Kuasa)

PENDAHULUAN
Kuasa atau kekuasaan, merupakan dambaan seluruh manusia. Begitu besarnya keinginan manusia memperoleh kekuasaan, ada kalanya cara-cara yang tidak menunjukkan kasih juga sering dilakukan manusia. Mengorbankan harga diri, mengorbankan orang lain juga sering dilakukan untuk tujuan tersebut. Namun untuk kali ini, khotbah membawa kita kepada satu kenyataan bahwa kuasa yang ada pada Tuhan Yesus tidak sama dengan kuasa yang ada di dunia ini. Kuasa yang ada pada Tuhan Yesus adalah kuasa untuk mengasihi dan sebagai bukti empati atas penderitaan manusia. Tuhan Yesus pernah berbicara tentang kuasa dunia, “Pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. (Mat 20 : 26).

Lebih lanjut...

   

Khotbah 2 Tesalonika 3:6-12, Minggu 5 Juli 2015

Invocatio :
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan Kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan (Yer 29:11)

Bacaan : Kejadian 3:17-20 ( Tunggal ); Khotbah : 2 Tesalonika 3:6-12 ( Tunggal )

Tema :
Rajin bekerja adalah sikap anak Allah ( Tutus erdahin biak anak Dibata )

Jemaat yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus……
Menurut Paulus, Silwanus dan Timotius ada hal-hal yang tidak sesuai menurut iman Kristen tentang pemahaman dan perbuatan jemaat orang-orang Tesalonika pada masa penantian kedatangan Yesus yang kedua kali, antara lain : Hidup dalam ketidak kudusan ( 1 Tes 4:1-12 ) dan malas bekerja ( 2 Tes 3:6-12 ). Oleh sebab itu:

Lebih lanjut...

   

Khotbah 2 Korintus 9:6-15, Minggu 28 Juni 2015

Invocatio :
Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai (Mazmur 126:5)

Bacaan : Ulangan 33:13-17 (T); Khotbah : 2 Korintus 9:6-15 (T)

Tema : Menabur di dalam Nama Tuhan


Pendalaman 2 Korintus 9:6-15.
Orang Kristen dapat memberi dengan murah hati atau dengan sedikit? Allah akan memberikan pahala sesuai dengan pemberian mereka (lih. Mat 7:1-2). Bagi Paulus, memberi itu bukan berarti kehilangan, melainkan merupakan semacam tabungan: itu menghasilkan keuntungan besar bagi mereka yang memberi. Paulus tidak berbicara terutama tentang jumlah pemberian itu, tetapi mengenai mutu dari kerinduan hati dan motivasi kita. Janda yang miskin itu memberi sedikit, tetapi Allah telah menganggapnya banyak karena dibandingkan dengan bagian yang diberikannya dan karena pengabdiannya yang sempurna

Lebih lanjut...

   

Khotbah Amsal 4:1-9, Minggu 21 Juni 2015

Invocatio :
Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan (Amsal 1:7).

Bacaan : II Tim 3 : 15 -17 (Tunggal); Khotbah : Amsal 4 : 1- 9 (Responsoria)

Thema:  Jadilah Bijak

Jemaat yang dikasihi oleh Tuhan, kitab Amsal adalah kitab yang dapat memberikan pencerahan kepada anak-anak Tuhan, sehingga orang percaya dapat mengembangkan dirinya. Sebaimana kita tahu bahwa amsal ini adalah amsal Salomo anak Daud, Raja Israel, dimana Salomo mendapatkan didikan dari orangtuanya tentang bagaimana harus hidup sebagai anak-anak Tuhan. Dari tema kita mengatakan : Jadilah bijak, artinya bukan saja dari segi Intelektual, tapi juga dari segi cerdas Spiritual, dan cerdas Emosional. dan hal kecerdasan itu bersumber pada Firman Tuhan. Cerdas secara Intelektual tapi tidak cerdas Spiritual dan Emosional akan menimbulkan kegagalan, oleh karena itu melalui kitab Amsal ini kita dibawa supaya bijak: yaitu 3C, Cerdas Intelektual, cerdas Spiritual dan Cerdas Emosional. Dengan demikian sebagai anak-anak Allah kita bisa mengembangkan diri sesuai dengan talenta yang diberikan Allah kepada kita.

Lebih lanjut...

   

Khotbah Roma 12:1-2, Minggu 14 Juni 2015

Invocatio :
Kaupeliharalah juga hari raya menuai, yakni menuai buah bungaran dari hasil usahamu menabur di ladang; demikian juga hari raya pengumpulan hasil pada akhir tahun, apabila engkau mengumpulkan hasil usahamu dari ladang (Keluaran 23:16)

Bacaan : Amsal 3:9-10 (Responsoria); Khotbah : Roma 12:1-2 (Tunggal)

Tema : Persembahan Yang Hidup

Persembahan adalah istilah yang tidak asing bagi kita dan salah satu aktivitas yang sering kita lakukan sebagai orang yang beriman. Mungkin karena sudah terlalu sering kita dengar dan kita lakukan , bisa saja menjebak kita kepada sebuah rutinitas dan kehilangan makna yang sesungguhnya. Mingu ini kita diingatkan lagi tentang persembahan yang benar dan yang berkenan bagi Tuhan.

Roma 12: 1-2 akan menuntun kita kepada persembahan yang benar,
1. Motivasi dalam memberikan persembahan
Motivasi adalah dorongan dari dalam diri seseorang untuk melakukan suatu aktivitas dengan tujuan tertentu. Paulus sangat menekankan pengajarannya tentang motivasi dalam memberikan peresembahan, karena motivasi membrikan persembahan dapat menggeser makna persembahan itu sendiri. Jika motivasi memberikan persembahan supaya mendapatkan pemberian yang lebih banyak lagi, maka persembahan itu bukan lagi menjadi persembahan tetapi menjadi alat “penyogokan”, jika memberi persembahan tujusannya supaya orang memuji dan mengatakan kita orang saleh, maka persembahan itu menjadi alat unruk “membeli” pujian dan perhatian orang, jika motivasi kita memberikan persembahan karena tutntutan “aturan” maka persembahan itu berubah maknanya menjadi membayar.

Lebih lanjut...

   

Page 1 of 100

BP-KLASIS-XXX

"SELAMAT DATANG mengunjungi Web GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG"

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15

Pengunjung Online

We have 55 guests online

Login Form