image image image image
FUNDRAISING PENGUNGSI GUNUNG SINABUNG DAN PENINGKATAN SDM GBKP Fundraising GBKP yang dilaksanakan GBKP Klasis Jakarta-Banten dan GBKP Klasis Jakarta-Bandung pada tanggal 2 Maret 2014 di Hotel Kartika candra-Jakarta berhasil menghimpun dana Rp.667,115,000,- lebih dari target yang semula diharapkan hanya 600 Juta.
PERTEMUAN TOKOH-TOKOH KARO JAKARTA Menyikapi berbagai masalah di Tanah Karo, khususnya setelah kurang lebih 4 bulan para pengungsi hidup ditenda-tenda, gereja, losd, masjid akibat erupsi Gunung Sinabung,
RAMAH TAMAH TAHUN BARU PENGURUS MAMRE KLASIS & PENGURUS MAMRE RUNGGUN GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG Walaupun sudah satu bulan memasuki Tahun Baru 2014, tidak mengurangi semangat pengurus mamre Tingkat Klasis membuat acara ramah tamah tahun baru pada tanggal 1 Februari 2014 di GBKP Cileungsi, demikian juga pengurus mamre tingkat jemaat/Runggun.
PELETAKAN BATU PERTAMA KANTOR & RUMAH DINAS GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG Pada tanggal 11 Janauari 2014 telah dilaksanakan acara peletakan batu pertama pembangunan Kantor & Rumah Dinas GBKP Klasis Jakarta-Bandung di lokasi kantor & Rumah Dinas GBKP Klasis Jakarta Bandung yang lama, yakni di Jl. Jatiwaringin Raya No.45/88 Pondok Gede-Bekasi.

Khotbah Kisah Para Rasul 10:34-43, Minggu 20 April 2014 (Paskah)

Introitus :

Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu? (1 Korintus 15 : 55)

Bacaan : Mazmur118 : 1-2, 14 – 24 (Antiphonal); Khotbah : Kisah Para Rasul10 : 34-43

Thema : Sungguh Yesus telah Bangkit, Beritakanlah

 

Kata Pembuka

Paskah (ibrani) Pesakk = Lewat. Bagaimanaumat Israel di perintahkan menyembelih seekor anak domba, darahnya dibubuhkan di tiang dan ambang pintu rumah mereka jadi tanda, sehingga orang Israel dilewati, luput dari kematian anak sulung di Mesir.

Paskah dalam Perjanjian Lama adalah perbuatan Allah membebaskan umat Israel dari perbudakan bangsa Mesir (Kel 12-13).

Paskah dirayakan sebagai hari pelepasan Israel sangat penting dan menjadi dasar penyembahan mereka kepada Allah, yang harus di ajarkan turun-temurun dan dirayakan tiap tahunnya. (Ul 6: 1-12, Ul 16:1-8, Luk 2: 41-42).

Paskah dalam Perjanjian Baru

AdalahharikebangkitanYesusKristusdari Antara orang mati, membebaskan kita dari kuasa Dosa dan kuasa Maut.

Yesus Kristus menggenapi apa yang diajarkanNya. Anakmanusia itu harus menderita di bunuh, mati disalibkan dan padahari ketiga dibangkitkan serta hidup kekal (Mat 16:21; Mat 17: 22-23; Mat 20: 18-19).

Benar –benarterjadi, Yesus mati disalibkan demi penebusan dosa manusia, dikuburkan dan dibangkitkan Allah pada hari ketiga.

a) Kesaksian ketiga perempuan pergi kekubur Yesus, Pintu kubur terbuka, mereka bukan jumpa Yesus, tapi Malaikat Tuhan berkata: Jangantakut, jangan cari Yesus disini, Dia telah bangkit, seperti yang dikatakanNya (Mat 28:1-10).

b) Ia harus bangkit dari Antara orang mati dan menampakkan diriNya ( Yoh 20: 9 -20)

c) Mengapa kamu mencari Dia yang hidup diantara orang mati ? Ia tidak ada disini, Ia telah bangkit, ingatlah apa yang dikatakanNya ( Luk 24 : 5 – 7).

Lebih lanjut...

   

Khotbah Lukas 23:33-43, Jumat 18 April 2014 (Jumat Agung)

Introitus :

“Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah” (Yesaya 53:4).

Bacaan : Mazmur 22 : 2-12 (Responsoria); Khotbah : Lukas 23:33-43 (Tunggal)

Tema : “Hukuman kita Ditanggung Yesus”

 

I. Pendahuluan

Umumnya kematian dipandang manusia sebagai sesuatu yang mengerikan, tetapi sudut pandang tertentu melihat kematian sebagai sesuatu yang menyenangkan. Keinginan hati manusia dipenuhi saat kematian seseorang yang tidak ia sukai. Merasa puas dan menang atas kematian orang lain.

Pada tahun 1551, ketika tersiar kabar di katedral tanah kelahiran John Calvin di Noyon bahwa sang reformator telah meninggal, mereka merayakannya dan mengucap syukur kepada Tuhan karena telah mengakhiri hidup seorang sesat. Padahal semangat Calvin untuk membaharui gereja tetapi dianggap sebagai pembuat keonaran dan mengganggu ketenteraman. Kegembiraan mereka terhenti karena akhirnya mereka mengetahui bahwa rumor kematian Calvin sangat prematur. Calvin masih hidup tigabelas tahun lagi setelah isu itu.

Lebih lanjut...

   

Khotbah Matius 21:1-11, Minggu 13 April 2014

Introitus : 
”Dan dalam keadaan sebagai manusia,Ia telah merendahkan diriNya,dan taat sampai mati dikayu salib” (Filipi 2:8).
 
Bacaan : Yesaya 50:4-9a; Khotbah : Matius 21:1-11
 
Tema : 
Melakukan/meneladani Perbuatan Tuhan
 
 
I. Pendahuluan
Sebagai orang yang percaya kepada Yesus,kita memang harus belajar meneladani Kristus,baik dalam perkataan maupun dalam perbuatan.Karakter Yesus perlu kita teladani,ketika banyak orang yang mencai maki dan berusaha menyalibkanNya,sedikitpun Dia tidak membalasnya,Yesus tidak membiarkan caci maki,ancaman dan perbuatan jahat orang banyak masuk dan menguasai hatiNya,namun sebaliknya Ia mengasihi,mengampuni bahkan menyelamatkan manusia dari segala dosa-dosanya.
Pelayanan Yesus sepanjang hidupnya menunjukkan bahwa walaupun Ia adalah Anak Allah yang memiliki wewenang Ilahi,tapi Ia mampu tampil secara sederhana,kehadiranNa didunia ini membawa perubahan sehingga keberadaanNya membawa damai sejahtera.Kepatuhan dan kesetiaan Yesus kepada Bapa yang mengutus Dia itu juga yang ingin kita lakukan,sebab kita juga adalah hamba Allah,kita adalah buah pelayanan Yesus.Menjadi hamba Allah berarti bersedia memberi diri secara total (taat) diperbaharui oleh Allah dan bersedia menghadapi tantangan.Kita dipanggil untuk menyaksikan karya Kristus itu kepada semua orang.

Lebih lanjut...

   

Khotbah Yehezkiel 37:1-14, Minggu 6 April 2014

Introitus : 
Rohlah ia memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkatan yang Kukatakan kepadamu adalah Roh dah hidup (Yohanes 6:63).
 
Bacaan : Roma 8 : 6-11 (Anthiphonal); Khotbah : Yehezkiel 37: 1-14 (Tunggal)
 
Thema :
DENGARKANLAH FIRMANNYA, TERIMALAH ROHNYA
 

 

Pendahuluan/Pengantar :
Mendengar dalam kehidupan kita setiap hari sangat penting karena melalui pendengaran kita, kita tahu dan mengerti apa yang sedang dan yang akan terjadi dalam kehidupan kita. Dengarkanlah salah satu kalimat imperatif yang disuruh aktif bagi seseorang untuk siap mendengarkan dan memfokuskan tentang apa yang akan terjadi. Untuk mendengarkan sesuatu itu, perlu ada konsentrasi dan perhatian. Untuk itu perlu ada perhatian serius yang untuk dilaksanakan dalam kehidupan setiap hari. Banyak orang yang salah dengar atau salah mendengarkan dan hasilnya juga salah membawa kebingungan dan keheranan di dalam praktek setiap hari, contohnya :
Ada seorang yang membeli obat ke apotik, karena dia merasa pusing dia membeli obat sakit kepala. Setelah dia menerima obat dari apotik, maka apoteker itu menyatakan, “semoga cepat sembuh!” Tetapi karena dia pusing kepala, dia mendengar, “semoga cepat kambuh!” Sehingga akibat salah pendengaran dan salah pengertian maka terjadilah pertengkaran dan emosi padahal yang seorang menyatakan untuk kebaikan bagi yang membeli obat dan orang yang salah mendengar, mendengarkan secara negatif.
Di dalam firman Tuhan yang akan kita dengarkan, melalui khotbah minggu ini di dalam Yehezkiel 37:1-14, marilah kita memfokuskan dan mendengarkan firman Tuhan yang akan membawa kehidupan dan yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

Lebih lanjut...

   

Khotbah Efesus 5:8-14, Minggu 30 Maret 2014 (Pasion IV)

Introitus :
Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia (Yohanes 1:4)

Bacaan : 1 Samuel 16 : 1-13 ( Tunggal ); Khotbah : Efesus 5 : 8 - 14 (Tunggal)

 

Tema :
Hidup dalam terang tidak ada ketakutan (nggeluh ibas terang lalit kebiaren)

Jemaat yang dikasihi Tuhan,

Surat Paulus kepada jemaat Efesus adalah berisikan bagaimana rencana Tuhan untuk mempersatukan seluruh ciptaan baik disurga maupun di bumi dan Yesus sebagai kepala. Paulus menjelaskan persatuan itu terjadi karena Allah yang telah memilih bangsaNya, mengampuninya dan membebaskannya di dalam Yesus dan diteguhkan di dalam Roh Kudus( Pasal 1-3 ). Paulus mengajak setiap orang Kristen supaya hidup dalam terang ( Pasal 4-6 ).Terang adalah sesuatu yang kelihatan jelas, tidak tersembunyi. Terang tidak pernah dikalahkan oleh gelap seperti cahaya kunang-kunang pada malam hari walaupun kecil tetap kelihatan atau seperti cahaya lilin pada saat mati lampu sangatlah berguna.

Lebih lanjut...

   

Page 1 of 73

 

 "SELAMAT DATANG mengunjungi Web GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG"

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15

Pengunjung Online

We have 90 guests online

Login Form